Sabtu, 31 Juli 2010

Dia Sahabatku,


Pagi ini saya membaca sebuah note yang membuat saya terdiam sesaat. Isinya tentang persahabatan. Coba deh kalian baca:

=====================================================================

Lupa Agama? = Ooops, Neraka!
Lupa orang tua? = itu.. Durhaka!
Lupa sesama? = ach.. Biasa!
Tapi lupa sama kamu? = ehm.. Mana bisa!

Butuh 1 menit tuk membenci seseorang..
Butuh 1 detik tuk menyakitin seseorang..
Tapi butuh seumur hidup tuk mencari seseorang teman sejati..

Berapa lama kita akan berteman??
Coba aku pikir...???

* Selama bintang bersinar di langit?
* Sampe lautan kehabisan air?
* Sampe akhir usia?

Aku tidak berharap tuk jadi seseorang terpenting dalam hidupmu,
Aku cuma berharap suatu hari nanti kalo kamu dengar namaku kamu akan tersenyum dan bilang:
"Dia itu SAHABAT AKU."
" JUGA TEMAN TERBAIKKU."

Writen By Ical

=====================================================================

Friendship isn't not how you forget, but how you forgive
Not how you listen, but how you undestand
Not how you see, but how you feel
And not how you let go, but how you hold on.

Room 114
Andalas Permai
Bandar Lampung

Jumat, 30 Juli 2010

Sempurna:..


Setiap manusia pasti menginginkan kesempurnaan dalam hidupnya. Ingin mempunyai pekerjaan dengan penghasilan selangit tapi kerjaannya tidak berat, mendapat fasilitas kendaraan dan rumah yang mewah, dan tabungan yang ngakan abis sampe anak cucu. Setelah memiliki itu semua tinggal mencari pendamping hidup dh^_^. Ingin yang seperti apa? Mmmm... Saya ingin yang cantik, sayang ke keluarga dan orang tua saya, sabar, ramah, memiliki agama yang kuat, dan kaya. Wow, Perfect!!.

Salah nga jika kita menginginkan kehidupan seperti di atas?? Tentu tidak, karena kita bebas memilih dan menentukan itu semua. Namun, jika kita mengharapkan kesempurnaan pada manusia dan dunia maka bersiaplah untuk kecewa. Karena kita tahu bahwa kesempurnaan hanyalah milik Allah swt semata. Jadi kesalahan besar jika kita mengharapkan kesempurnaan dari manusia dan dunia.

Tapi jangan sedih dulu kawan, kita masih bisa kq merasakan kesempurnaan tersebut. Caranya dengan kita bersyukur atas apa yang sudah Allah berikan kepada kita selama ini. Niscaya kita akan merasakan kesempurnaan tersebut. Karena sesungguhnya rasa syukur itulah yang akan membuat hidup kita terasa sempurna. Maka dari itu jika kita ingin mendapatkan kesempurnaan dalam hidup, pandai-pandailah besyukur. Niscaya kita akan mendapatkan kebahagian yang bertambah-tambah.

"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih"

Room 114
Andalas Permai
Bandar Lampung

Selasa, 27 Juli 2010

..::Bing Ayu::..

^__^, namanya Maulani Nur Zahra, biasa dipanggil zahra oleh temannya tapi kalo keluarga biasa memanggil dia "bing ayu", ya.. semacam panggilan sayang lah.. Umurnya sekitar 6-7 tahunan, baru masuk SD kemarin. Ceritanya berawal ketika saya menawarkan dia untuk menggunakan jilbab begitu masuk SD nanti, "Bing, nanti kalo sekolah SD pake jilbab aja ya". Setelah saya tanya seperti itu diapun terdiam. Saya masih ingat wajah binggungnya saat itu. hehehe..

Melihatnya dia binggung, sayapun bertanya ke teman saya yang berjilbab akan tawaran tersebut. Jawaban dari merekapun beragam, ada yang setuju, ada yang kasihan karena masih kecil, dan ada juga yang berpendapat "Kalau masih belum balig ngausah lah..". Tapi menurut saya kenapa mesti menunggu dia balig atau dewasa, toh kalo dimulai sejak dini juga ngada ruginya kan?. Dengan harapan begitu dia dewasa nanti sudah tidak ada masalah lagi untuk menutup auratnya. Nah, yang jadi masalah saat itu ialah alasan apa yang mudah dia mengerti dan dia terima, supaya dapat mengguatkan keinginan dia untuk menggunakan jilbab. Huft, anak" jaman sekarang pintar" ternyata.

Beberapa hari kemudian diapun kembali main ke rumah saya, kebetulan rumah dia dekat rumah saya. Dan saya pun kembali bertanya ke dia "Bing, nanti sekolahnya jadi pake jilbab nga??". "pake jilbab enak lho,, nanti kulit zahra jadi bersih putih, soalnya kan nga kena matahari.. jadi nga kepanasan.." Yaa.. kurang lebih seperti itu lah saya merayu" dia..:) Nampaknya kali ini saya berhasil membujuk dia, Tapi di wajahnya masih terlihat memikirkan sesuatu. Hihihi.. Akhirnya diapun setuju untuk menggunakan jilbab. :)

Hari pertama masuk sekolah akan tiba beberapa hari lagi. Zahra dan ibunya pergi untuk membeli seragam sekolahnya. Begitu sampai di toko seragam, pedangan tersebut bertanya ke zahra untuk memastikan apa benar dia ingin menggunakan seragam berjilbab karena dikhawatirkan begitu sudah di beli dia nga mau menggunakannya nanti. Sang pedagangpun bertanya: "De, bener mau pake jilbab??". Zahrapun terdiam dan menjawab: "Disuruh kaka Amin..". hahaha.. Sontak ibunya tertawa mendengar jawaban tersebut. Tapi Alhamdulilah, akhirnya dia mau menggunakan jilbab setiap ke sekolah. Walaupun di kelasnya hanya dia wanita yang menggunakan jilbab, dia terlihat enjoy kq. Mungkin diawal"nya saja yang terasa asing tapi setelah dijalankan allhamdulilah..

"Mudah-mudahan ini semua bisa menjadi awal yang baik buat sepupu saya yang satu itu, Amin.."

Room 114
Andalas Permai
Bandar Lampung

Minggu, 25 Juli 2010

:.The Meaning of Longevity:.

Hampir setiap hari, ada kerabat terdekat kita yang merayakan ulang tahun. Happy Birthday to You...Selamat Ulang Tahun.. semoga panjang umur.. Yaa.. kurang lebih seperti itu lah ucapan yang terdengar ketika itu, tidak lama kemudian diadakan perayaan yang sifatnya bersenang-senang. Memang tidak salah kalo kita ingin merayakan itu semua, tapi coba dh kita jawab pertanyaan ini:
"Sampai saat ini prestasi apa sh yang sudah kita dapat?? Sejauh mana kesiapan kita untuk menghadap Allah jika kita meninggal besok?? dan larangan apa yang masih sering kita kerjakan, bagaimana cara mempertanggung jawabkannya nanti??". Hah, iya yah..

Banyak dari kita yang menjawab seperti itu, soalnya sejauh ini yang muncul di kepala kita begitu mendengar kata Ulang Tahun hanya hepi-hepinya saja.. Makna dari panjang umur ya umur yang panjaaang, bukan.. Tetapi, keberkahan dari umur itu sendiri. Seharusnya kita bisa memicu dan memacu diri dengan prestasi. Waktu kita di dunia semakin lama semakin berkurang lho tiap detiknya. Dan jarang dari kita yang membandingkan umur dengan prestasi begitu umur kita bertambah. Adapun makna prestasi disini sangat lah luas, tidak hanya prestasi di sekolah ataupun di tempat kita kerja yang sifatnya duniawi. Prestasi disini bisa berupa bakti kita ke orang tua kita, menjalankan kewajiban kita sebagai hamba Allah, dan menjauhi segala laranganNya.

Jadi, Makna dari ditambahkannya umur kita bisa berupa dibentangkannya kesempatan untuk melakukan amal saleh. Karena Rasulullah saw bersabda: "Sebaik-baik manusia ialah yang panjang umur dan baik amalnya".

Mmmm.. segitu dulu dh, mudah"an bermanfaat ya.. Saya menulis seperti ini bukan berarti sudah luput dari melakukan kesalahan. Saya hanya ingin berbagi ilmu yang baru saja saya dapat dari buku yang saya baca.

Semoga di sisa umur yang semakin berkurang ini, kita bisa menjadi hamba Allah yang lebih baik lagi dari hari ke hari.
Amin...

Wassalam,

Room 114
Andalas Permai
Bandar Lampung

Jumat, 23 Juli 2010

Back into Single Fighter..

Hari ini saya kembali menjadi single fighter di projek. Hal ini disebabkan tim kerja saya memilih untuk pulang ke jakarta dan bandung. Alasan mereka ada yang tidak bisa jauh dengan istri, sedangkan yang satu lagi tidak jelas alasannya mengapa dia ingin pulang.
Tim yang satu sudah pulang sejak hari jum'at kemarin, dia bilang akan kembali lagi ke Lampung hari senin atau selasa tapi begitu hari H dia sms bla bla bla, intinya dia ingin pindah projek bandung. Well, setelah ditinggal satu orang, hari ini satu tim yang tersisa menginginkan untuk pulang juga ke jakarta. Awalnya saya marah besar, "Lo ngabisa seenaknya gtu men, gw ngamau tau pokonya lo mesti tetep stay disini titik!!!" kira" seperti itu marahnya saya :). Sampai akhirnya dia diam, dan mengurungkan niatnya untuk pulang pagi itu. Dan saya pun tertidur selama 2 jam. Entah kenapa tidur 2 jam terasa begitu lama. Begitu terbangun, ternyata tidur kita saling bertolak belakang "Kayak orang mw cerai" Hahaha... Tapi ada yang beda ketika saya terbangun, hati saya terasa lebih damai, emosi yang tadinya meledak-ledak telah hilang entah kemana. Dan teringat seseorang pernah berkata: "Suatu kesalahan besar kalau kita mengharapkan orang lain untuk berubah, karena yang seharusnya berubah bukan lah orang lain melainkan diri kita sendiri". Memang sulit memaksakan seseorang untuk mengikuti apa yang kita mau. Jadinya malah dongkol sendiri seperti yang saya rasakan sekarang.

Ganti paragraf dulu deh, byar bacanya enak^___^. Kembali ke cerita saya, setelah saya bangun dan mandi sebelum jumatan saya putuskan untuk meminta maaf karena telah emosi tadi pagi ke dia. Saya nga peduli siapa yang salah dan siapa yang benar, yang terpenting saya yang memulai untuk minta maaf karena itu lebih baik. Dan saya mengizinkan dia untuk pulang ke jakarta hari ini juga. Dari sinilah status single fighter dimulai.. Mudah"an dengan mengizinkan dia pulang dan bertemu sang istri bisa menjadi amal sedekah buat saya. amiin..^^

"Ketika kita bersedekah kepada orang yang sangat membutuhkan, sebenarnya yang pertama kali merasakan kebahagian bukan lah mereka tetapi diri kita sendiri. Coba deh kalo nga percaya.."

Room 114
Andalas Permai
Bandar Lampung


Rabu, 21 Juli 2010

Pengen Main Bola Sambil Mandi Hujan...

Seneng banget bisa main bola kayak gini...
Dulu waktu kecil saya sering main bola ditempat becek begini sambil mandi hujan. kalo dah begitu mah masalah hasil skor akhir nomer 13, yang penting ketawa-ketiwinya waktu melihat teman ada yang jatuh terpeleset. Hahaha...

Saya juga cuma lari kesana kesini padahal mah jarang di kasih bola. Tapi bawaannya senang aja saat itu. Memang masa" paling menyenangkan ya masa" kecil inilah, hidup tanpa beban pekerjaan. Pekerjaan rumah dari sekolahpun tidak menjadi beban yang membuat kita pusing, tidak seperti pekerjaan kantor.

Huft,,
Kita memang ngakan mungkin bisa kembali ke masa" itu. Tapi setidaknya kita masih mempunyai memory dari masa" yang menyenangkan tersebut. Karena memory itu lah yang membuat segalanya menjadi abadi seumur hidup.

Room 114
Andalas Permai
Bandar Lampung

Sabtu, 17 Juli 2010

Siapakah Diri Kita??

Banyak dari kita yang sebenarnya masih belum tahu siapakah kita ini sebenarnya dan mengapa kita dilahirkan ke dunia ini ?

Bagaimana kita bisa menentukan langkah kita ke depannya, sedangkan kita masih belum memahami dengan benar peran kita di dunia ini sebagai apa.

Di dalam Al-Qur'an disebutkan bahwa setiap dari kita adalah khalifah bagi diri dirinya sendiri yang akan dimintai pertanggung jawabanya kelak. Jika kita sudah mengetahui hal tersebut, mengapa kita masih mau diperbudak dunia. Menunda-nunda waktu shalat dengan mendahulukan pekerjaan yang sedang kita kerjakan, padahal Allah telah memanggil kita dan ingin membagikan surga nya kepada kita lewat adzan. Tapi ternyata kita lebih memilih mendahulukan pekerjaan kita dibanding menghadap kepadaNya. Betapa hebatnya kita ini, Allah telah datang ke kita tapi kita menyuruhNya untuk menunggu. Hebat bukan ?!

Maka jangan lah heran jika Allah mempersulit kita dalam segala hal di dunia, karena Rasulullah saw bersabda, "Kama Tadiinu Tudaanu sebagai mana kamu memberlakukan begitu pula kamu akan diberlakukan". Kita pun jika diabaikan orang lain akan kecewa dan marah pastinya. Maka dari itu, marilah kita bercermin dan mengingat kesalahan-kesalahan apa yang selama ini masih kita kerjakan. Agar kesalahan tersebut tidak menjadi kebiasaan, dosa kecil menjadi besar, dan agar dosa besar tidak menjadi lebih besar. Agar tak menganggap wajar dosa lalu mencari-cari alasan sebagai pembenaran.

Room 114
Andalas Permai
Bandar Lampung




Percaya Nga Percaya,

Mmmm... Dilihat dari judulnya mirip dengan acara cerita mistik di televisi. Kali ini memang saya ingin bercerita tentang hal yang berbau mistik atau gaib. Yang biasa kita dengar seperti ilmu "pelet, santet atau apalah itu". Saya mempunyai beberapa cerita yang dialami langsung oleh orang-orang terdekat saya. Kasus yang pertama dialami oleh partner kerja saya di Lampung.

Saya mempunyai teman kerja yang baru saja bercerai dengan istrinya. Padahal mereka telah berkeluarga selama 15 tahun dan dikaruniai 2 orang anak. "nga beda jauh lah sama kasusnya KD dan Anang.." hehehe.. Menurut suaminya yang juga teman kerja saya, mereka bercerai karena sang istri ketahuan berselingkuh dengan lelaki lain yang bekerja di perusahaan yang sama dan pekerjaan lelaki tersebut ialah seorang "centeng"(Semacam Pengawal Pribadi). Hah, Centeng?? kalau menggunakan logika sepertinya kurang masuk akal memang kenapa sang istri bisa jatuh hati ke centeng tersebut. kalau dilihat dari sisi penampilan dan Finance, suaminya lebih justru lebih mapan dibanding centeng tersebut. Selama 15 tahun berkeluarga mereka sudah memiliki rumah dan 3 mobil dan 1 motor. Berbeda jauh kalau dibandingkan dengan centeng itu. Setelah diselidiki lebih dalam, kata orang sih sang istri terkena guna-guna "Pelet" centeng itu. Dari sini kita loncat ke kasus selanjutnya saja ya.

Kali ini terjadi kepada saudara dekat saya, tepatnya terjadi kepada adik dari ibu saya sendiri. Kejadian tersebut sudah terjadi beberapa tahun yang lalu sih. Tapi sekarang alhamdulillah dia sudah berkeluarga dan dikaruniai seorang anak laki-laki. Well, let's go back to a few years ago. Kecurigaan ini berawal ketika bibi saya yang selalu gagal berhubungan dengan pria. Padahal jika dilihat dari umur bibi saya, seharusnya dia sudah harus berkeluarga. Tapi ngatau kenapa, setiap ketika ingin membangun suatu hubungan dengan seorang pria selalu saja ada masalah yang memaksa mereka untuk gagal. Dan itu terjadi tidak hanya sekali atau dua kali saja. Sampai suatu waktu terbesit di kepala, jangan-jangan ada yang "ngiket". Istilah "ngiket" ini maksudnya ilmu yang membuat korban sulit untuk mendapatkan jodoh. Setiap memulai suatu hubungan selalu saja ada masalah yang memaksa mereka untuk gagal. Wajarlah, di kampung ku masih terbilang kental untuk masalah yang berbau mistik. Akhirnya ibu saya mencoba bertanya kepada orang yang masih saudara jauh dengan keluarga kami, beliau bisa "menerawang" secara gaib. Dan setelah diterawang ternyata memang benar kalau bibi saya ada yang "ngiket". Jika dilihat secara gaib, bibi saya dikelilingi oleh 4 makhluk"pocong" (dari arah depan, belakang, kanan, dan kiri)"Wow..". Singkat cerita bibi saya disembuhkan dari gangguan gaib tersebut dan alhamdulillah. Sekarang bibi saya sudah berkeluarga dan dikaruniai seorang anak.

Di balik dua cerita di atas pastinya ada orang yang berniat jahat ke istri teman dan bibi saya. Nah, seharusnya pertanyaan yang ada di kepala kita. "Mengapa mereka tega melakukan itu semua?", pasti ada sesuatu yang membuat mereka tega untuk melakukan itu semua. Kita kembali ke kasus istri teman kerja saya. Soalnya kalau kita tidak ada masalah dengannya, dia pun pasti tidak akan repot-repot mengganggu kita. Kata orang-orang sekantornya sih, sang istri pernah mencaci maki centeng tersebut di depan umum. Dari sanalah centeng itu begitu dendam ke istri teman saya. Bibi saya, orang yang dicurigai menjadi pelaku dibalik ini semua ialah bukan orang jauh. Melainkan lelaki yang pernah menjadi pacar bibi saya dulu. Ternyata, dia pernah dibuat sakit hati paman saya.

Dari dua kejadian diatas saya ingin mengingatkan kepada semuanya untuk berhati-hati dalam bersikap, terutama jika berhubungan dengan orang lain. Jangan sampai menyakiti perasaan mereka. karena kita tidak pernah tahu apa yang bisa mereka lakukan ke kita. Apalagi seseorang yang sudah sakit hati, bisa bertindak tanpa berfikir dua kali. Kita tidaklah perlu pusing, tentang ada atau tidaknya ilmu tersebut. Cukup dengan menjaga perasaan orang lain. Insyaallah, tidak akan ada orang yang berniat jahat ke kita. Wallahu alam bisawab..

Room 114
Andalas Permai
Bandar Lampung

Jumat, 16 Juli 2010

"Nilai Luhur Sebutir Nasi"

Sebenarnya sudah beberapa bulan yang lalu saya membaca artikel ini di salah satu rumah makan di Palembang. Cuma ngatau kenapa tulisan itu tidak pernah basi untuk dibaca berulang-ulang. Judulnya "Nilai Luhur Sebutir Nasi", padahal di dalamnya hanya dijelaskan perhitungan matematik dari jumlah nasi yang terbuang sia-sia setiap harinya. Cuma hasil perhitungannya ternyata sangat mencengangkan.
Isinya artikelnya sebagai berikut:
"Mari coba kita hitung berapa banyak nasi yang terbuang dalam satu hari: Jumlah penduduk Indonesia ± 250.000.000 orang. Kalau 1 hari / orang makan 3x dan sekali makan setiap orang membuang 1 butir nasi saja, berarti setiap hari ada 3 butir nasi yang dibuang oleh setiap orang. Maka: 3 butir x 250.000.000 = 750.000.000 butir nasi terbuang setiap hari. (Benarkah kita hanya membuang 1 butir nasi saja setiap kali makan..???)

Ternyata setelah dihitung, dalam 1 kg beras terdapat ± 50.000 butir, maka: 750.000.000 dibagi 50.000 = 15.000 kg atau = 15 ton beras dibuang setiap hari. Kalau 1 kg beras cukup untuk 10 orang makan, maka: 15.000 kg x 10 orang = cukup untuk 150.000 orang makan. Artinya beras yang terbuang setiap hari di Indonesia sebenarnya bisa untuk memberi makan 150.000 orang. Kalau seluruh penduduk dunia yang berjumlah 6.5 milyar, dengan setiap orang membuang 3 butir nasi saja perhari, maka 1 hari nasi yang terbuang adalah 390.000 kg = 390 ton atau cukup untuk meberi makan 3.900.000 orang.
Fantastis bukan?!! Ironisnya menurut data FAO PBB, setiap hari ada 40.000 orang mati akibat kelaparan didunia ini."

Memang terlihat sepele, hanya sebutir nasi. Tapi kenyataannya memang seperti itu, masih sangat banyak orang-orang yang tidak seberuntung kita di luar sana, sedangkan kita begitu sampai rumah tinggal ke dapur dan makan. Semoga dari artikel ini kita bisa lebih prihatin dan bersyukur atas apa yang sudah Allah berikan kepada kita. Amin...

Room 114
Andalas Permai
Bandar Lampung

Kamis, 15 Juli 2010

.::Just begun::.

Alhamdulillah...:)
Akhirnya jadi juga blognya. Sebenarnya sudah lama saya ingin membuat blog. Cuma baru ada kesempatannya sekarang inilah. Sebenarnya pekerjaan saya tidak terlalu menyita waktu, tapi cukup membuat saya stress..huft.. Jadi untuk membuat blog terlihat begitu berat. Harus mendesain template, mencari background yang cocok, mencari judul yang tepat dll. Tapi alhamdulillah semuanya beres dalam beberapa jam saja. Ternyata tidak sesulit seperti yang saya bayangkan.

Memang, untuk memulai sebuah langkah awal tidak lah mudah. Karena pikiran negatif yang mendominasi pikiran kita. Padahal begitu kita sudah sukses memulai langkah awal, ternyata tidak sesulit seperti yang kita bayangkan sebelumnya. Jadi, jangan pernah takut untuk memulai sebuah langkah awal. Karena tanpa itu semua mimpi kita hanya akan menjadi mimpi belaka.

"Luruskan niat hanya untuk ibadah kepadaNya, kerjakanlah niat kita di jalan yang diridhoi olehNya, dan insyaallah selanjutnya Allah yang akan menyempurnakannya."

Bismillahirohmanirrohim...

Room 114
Hotel Andalas Permai
Bandar Lampung