Kalo tidak salah dengar nama anak itu Azam, dia cucunya pak haji yang saya tidak tau nama aslinya siapa :). Usianya sekitar 3 tahunn lh, soalY sudah bisa lari" di mesjid :D. Kulitnya rada gelap karena dia keturunan arab. Rabutnya keriting dan tingginya sekitar 1 meter :). Sudah beberapa hari ini saya melihat dia ikut kakeknya shalat berjamaah di mesjid kami. Dia ikut kakeknya ke mesjid dengan pakaian mainnya (Kaos Upin Ipin, Celana Pendek yang menutupi dengkulnya) tidak lupa menggenankan peci haji yang menutupi ubun" kepalaY sehingga rambut kritingnya masih terlihat jelas. Mungkin kakeknya ingin mengenal shalat ke azam dengan membawanya ke mesjid untuk berjamaah.
Sekilas saya lihat, anak ini penurut karena tidak pernah berlaku yang macam" selama di mesjid. Paling cuma lari" dwank, itu juga jika ada teman sebayanya di mesjid. Jika tidak ada teman dia hanya mengikuti apa yang kakeknya kerjakan selama di mesjid. Jika kakeknya shalat sunnah dia ikut shalat juga begitu juga ketika shalat wajib. Cuma yang namanya anak seusia azam, setiap tingkah laku pasti selalu bikin orang" senyum. Dari takbiratul ihram sampai i'tidal setelah ruku dia masih bisa mengikuti gerakan kakeknya. Tapi tidak ketika sujud, mungkin posisi sujud masih sulit untuk dia. Jadi ketika kakeknya sujud dia bukannya sujud malah tiarap ala tentara :)). Hal itu selalu membuat saya dan orang di mesjid tersenyum. Begitu juga ketika kita sedang shalat berjamaah, ketika jamaah lain menjawab "Amiiin.." diapun ikut menjawab "Aiiin".. Hehehe..
Saya sangat menyukai cara kakek ini mengenalkan cucunya kepada agama. Sang anak dikenalkan sedini mungkin tanpa harus ditunda". Asalkan sang anak tidak menggangu jamaah lain ketika shalat. Dengan begini diharapkan sang anak dapat mengenal dan mencintai shalat yang menjadi kewajiban kita sebagai hamba Allah swt tanpa harus dipaksa. Sang anak dikenalkan adanya ibadah shalat dalam islam, mengetahui nama" shalat, waktu, tempat, dan tata cara shalat itu sendiri. Jadi ketika azam sudah memasuki masa akil baligh nanti sudah tidak sulit lagi untuk menjalankan kewajibannya. karena sang anak sudah siap baik dari sisi mental maupun emosionalnya. Semoga anak ini bisa menjadi hamba Allah swt yang taat menjalankan kewajibannya kelak. Amin..
Wassalam,
Room 114
Andalas Permai
Bandar Lampung
Tidak ada komentar:
Posting Komentar